
Jakarta, Chief Tablet Indonesia
—
PT Transportasi Jakarta resmi meluncurkan aplikasi TJ:
Transjakarta
versi 3.0.0 yang menghadirkan lima fitur unggulan untuk memudahkan perjalanan penumpang. Fitur tersebut, termasuk menghitung
jejak karbon
hingga
kalori
yang terbakar dalam perjalanan.
Adapun aplikasi ini dibuat dengan tujuan menjadi smart mobility companion yang membantu perjalanan lebih nyaman dan ramah lingkungan, tak sekadar berfungsi sebagai mencari rute perjalanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, mengatakan pembaruan aplikasi tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan yang makin dinamis.
Menurut dia, inovasi digital menjadi bagian penting dari transformasi layanan transportasi publik.
“Kami ingin aplikasi TJ:Transjakarta tidak hanya menjadi pencari rute, tetapi berkembang menjadi smart mobility companion yang membantu pelanggan bepergian lebih mudah, lebih nyaman, sekaligus lebih peduli terhadap lingkungan,” kata Welfizon di Jakarta, Minggu (12/7), seperti diberitakan
Antara
.
Lima fitur unggulan dalam aplikasi terbaru itu, mencakup penyesuaian layanan secara near real-time saat terjadi kondisi darurat atau gangguan operasional, rute favorit, halte terdekat, global search untuk pencarian layanan dengan satu kata kunci, serta companion mode.
Fitur terakhir ini dapat merekomendasikan rute perjalanan sekaligus menampilkan estimasi pengurangan emisi karbon dan kalori yang terbakar selama menggunakan layanan Transjakarta.
Welfizon menyebut, hingga kini aplikasi TJ: Transjakarta telah diunduh lebih dari dua juta kali. Angka tersebut, kata dia, menjadi bukti tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital Transjakarta.
Peluncuran aplikasi ini dilakukan dalam rangkaian Jakarta Sky Fun Run 2026 di Jalur Layang Koridor 13 yang diikuti lebih dari 5.000 pelari.
Momentum kegiatan tersebut dimanfaatkan Transjakarta untuk mengampanyekan gaya hidup rendah emisi melalui penggunaan transportasi publik.
Melalui inovasi ini, Transjakarta ingin menunjukkan pengembangan transportasi publik tidak hanya soal peningkatan layanan, tetapi juga transformasi digital dan keberlanjutan lingkungan.
(rti)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Chief Tablet]
Baca lagi: IRGC Iran Tembak Kapal Kedua yang Lewat Selat Hormuz
Baca lagi: Janji Sutradara Gonjiam jika 402 Rumah Sakit Angker Korea Laris
Baca lagi: Bridgestone Gelar BFA Gathering 2024, Perkuat Kualitas Layanan Fleet


