
Daftar Isi
Gunakan charger resmi
Hindari suhu ekstrem
Jangan selalu isi daya sampai penuh
Lepas casing saat mengisi daya
Jakarta, Chief Tablet Indonesia
—
Harga
ponsel
pintar yang terus merangkak naik membuat pengguna memilih mempertahankan perangkat lama alih-alih membeli unit baru. Konsekuensinya, pengguna perlu menjaga kesehatan
baterai
agar ponsel tetap nyaman dipakai dalam jangka panjang.
Kapasitas baterai ponsel akan mengalami penurunan seiring waktu akibat reaksi kimia yang terjadi pada sel baterai lithium-ion.
Namun, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk meredam penurunan kapasitas baterai agar tidak terlalu signifikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Google dan Apple memiliki panduan resmi soal cara merawat baterai perangkat mereka. Berikut rangkumannya.
Gunakan charger resmi
Google merekomendasikan pengguna Android memakai adaptor daya bawaan ponsel. Charger atau adaptor lain berpotensi mengisi daya secara lambat, gagal mengisi sama sekali, atau bahkan merusak ponsel dan baterai.
Apple menyampaikan hal serupa, dan menyarankan pengguna iPhone menghindari charger tak bersertifikasi karena berisiko memperpendek umur baterai.
Hindari suhu ekstrem
Panas berlebih adalah musuh utama baterai lithium. Google mengingatkan agar ponsel tidak dibiarkan dalam kondisi yang memicu overheat, terutama saat baterai dalam keadaan penuh, karena baterai akan terkuras lebih cepat meski ponsel tidak digunakan.
Apple lebih spesifik soal rentang suhu ideal, yakni 16-22 derajat Celsius. Perusahaan itu menyebut suhu ambien di atas 35 derajat Celsius dapat merusak kapasitas baterai secara permanen, sehingga daya tahan baterai dalam satu kali pengisian penuh akan berkurang.
Menyimpan perangkat di lingkungan panas bahkan disebut bisa merusak baterai secara permanen.
Sebaliknya, suhu dingin ekstrem juga memengaruhi performa baterai, tetapi sifatnya sementara dan performa akan kembali normal begitu suhu perangkat stabil.
Jangan selalu isi daya sampai penuh
Google menyebut pengguna tidak perlu “melatih” kapasitas baterai dengan rutin mengisi daya dari nol hingga penuh. Sebagai gantinya, disarankan sesekali menguras baterai hingga di bawah 10 persen lalu mengisi penuh semalaman.
Untuk pemakaian harian, Google menganjurkan mencabut charger begitu baterai mencapai 80-90 persen guna mengurangi tekanan pada sel baterai, serta menghindari pengurasan daya hingga 0 persen. Level baterai ideal yang disarankan berada di rentang 20-80 persen.
Ponsel Android dan iPhone sama-sama memiliki fitur smart charging yang mempelajari pola penggunaan harian pengguna. Ponsel akan secara otomatis menunda pengisian ke 100 persen hingga mendekati waktu perangkat biasa dipakai.
Khusus di iPhone, sejak iOS 16, sistem juga akan menampilkan notifikasi di lock screen ketika pengisian daya sempat dijeda otomatis karena kondisi suhu ekstrem, dengan detail tambahan yang bisa dicek di menu Settings >> Battery.
Lepas casing saat mengisi daya
Apple mengingatkan sejumlah jenis casing iPhone dapat memicu panas berlebih saat proses pengisian daya berlangsung, yang pada akhirnya dapat berdampak pada kapasitas baterai.
Jika ponsel terasa panas saat di-charge, casing disarankan dilepas terlebih dahulu.
(lom)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Chief Tablet]
Baca lagi: Kemenkes Kaji Pembangunan RS Provinsi di Papua Pegunungan
Baca lagi: Jakpro Group Hadirkan Pameran Inovatif & Edukatif di Jakarta Fair 2026
Baca lagi: Pelawak Narji Cagur Ungkap Alasan Lepas PKS Gabung PSI


