
Jakarta, Chief Tablet Indonesia
—
Sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur
hujan
dengan intensitas sedang hingga lebat serta angin kencang pada hari ini, Senin (22/6). Simak daftarnya berikut ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (
BMKG
) mengeluarkan peringatan dini hujan untuk 21-23 Juni 2026.
Dalam peringatan tersebut, BMKG menyebut sejumlah wilayah seperti Aceh, Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, dan sederet wilayah lain berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat atau berstatus Waspada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak ada wilayah yang berstatus Siaga atau bakal diguyur hujan lebat hingga sangat lebat pada hari ini. BMKG juga menyatakan tidak ada wilayah yang masuk kategori Awas atau berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga ekstrem.
Berikut daftar wilayah berpotensi hujan sedang hingga lebat dan angin kencang:
Hujan sedang hingga lebat
* Aceh
* Sumatra Utara
* Sumatra Barat
* Riau
* Kep. Riau
* Jambi
* Sumatra Selatan
* Kep. Bangka Belitung
* Bengkulu
* Lampung
* Jawa Barat
* Jawa Tengah
* Jawa Timur
* Bali
* Nusa Tenggara Barat
* Nusa Tenggara Timur
* Kalimantan Barat
* Kalimantan Tengah
* Kalimantan Utara
* Sulawesi Tengah
* Sulawesi Barat
* Sulawesi Selatan
* Maluku
* Papua Barat
Angin kencang
* Kep. Bangka Belitung
* Maluku
* Nusa Tenggara Timur
* Sulawesi Selatan
* Sulawesi Tenggara
* Sulawesi Utara
Hujan di musim kemarau
Memasuki dasarian III Juni 2026, wilayah Indonesia yang berada pada periode musim kemarau diprakirakan semakin bertambah. BMKG menyebut sifat hujan selama musim kemarau secara umum diprediksi berada pada kategori bawah normal, terutama di sebagian besar wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.
“Kondisi ini sejalan dengan perkembangan indikator El Niño Southern Oscillation (ENSO) yang menunjukkan kecenderungan menuju fase hangat dengan intensitas moderate di wilayah Samudra Pasifik tropis bagian tengah hingga timur,” kata BMKG dalam prakiraan Potensi Hujan Indonesia Periode 19-25 Juni 2026.
Kondisi tersebut ditunjukkan oleh nilai indeks Niño 3.4 sebesar +0,92 dan Southern Oscillation Index (SOI) sebesar -23,1, yang secara umum dapat berkontribusi terhadap berkurangnya peluang pembentukan hujan di sejumlah wilayah Indonesia. Namun demikian, potensi hujan masih tetap perlu diwaspadai karena dinamika atmosfer regional maupun faktor lokal masih dapat mendukung pertumbuhan awan hujan di beberapa daerah.
Dalam sepekan ke depan, pola siklonik diprediksi terbentuk di Samudra Pasifik utara Papua Barat dan di Samudra Hindia barat Sumatra, yang dapat memicu terbentuknya pola perlambatan dan pertemuan angin.
Selain itu, kondisi atmosfer lokal di beberapa wilayah juga masih menunjukkan tingkat labilitas yang mendukung proses konveksi. Kondisi udara yang labil tersebut berpotensi memperkuat pertumbuhan awan konvektif, khususnya di wilayah Aceh, Riau, Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua.
Dengan adanya kombinasi faktor-faktor tersebut, peluang hujan masih dapat terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari mendatang, meskipun secara umum sebagian wilayah telah memasuki periode musim kemarau.
(lom/lom)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Chief Tablet]
Baca lagi: Penyebab Kontainer Numpuk di Priok, Wuling Klaim Jumlahnya Tak Banyak
Baca lagi: 5 Rekomendasi Drama China Populer Juni 2026
Baca lagi: Sinopsis Space Jam: A New Legacy, Bioskop Trans TV 21 Juni 2026

