Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan dan Angin Kencang Hari Ini

Daftar Isi

Jakarta, Chief Tablet Indonesia

Sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur

hujan

dengan intensitas sedang hingga sangat lebat serta angin kencang pada hari ini, Senin (7/9). Simak daftarnya berikut ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan untuk 6-8 September 2026.

Dalam peringatan tersebut, BMKG menyebut Aceh berpotensi diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat atau berstatus Siaga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Sumatra Utara dan Kalimantan Barat berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat atau berstatus Waspada.

Dalam perkiraan tersebut, BMKG menyatakan tidak ada wilayah yang masuk kategori Awas atau hujan sangat lebat hingga ekstrem pada hari ini.

Berikut daftar wilayah berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat dan angin kencang:

Hujan lebat hingga sangat lebat

Aceh

Hujan sedang hingga lebat

Sumatra Utara

Kalimantan Barat

Angin kencang

Banten

Jawa Barat

Jawa Timur

Lampung

Nusa Tenggara Timur

Papua Pegunungan

Sulawesi Barat

Sulawesi Selatan

Sulawesi Utara

Cuaca kering dan hujan singkat

Pada periode dasarian I hingga III September 2026, sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan masih mengalami kondisi relatif kering dengan curah hujan berada pada kategori rendah hingga menengah.

BMKG menyebut wilayah dengan curah hujan kurang dari 50 mm per dasarian diprakirakan mendominasi Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi, Maluku, serta sebagian Papua.

“Kondisi tersebut mengindikasikan masih terbatasnya ketersediaan uap air di atmosfer, yang berkaitan dengan pengaruh El NiƱo kategori sangat kuat dan IOD positif,” tulis BMKG dalam prakiraan Potensi Hujan Indonesia Sepekan ke Depan Periode 4-10 September 2026.

Meski demikian, beberapa wilayah tetap memiliki peluang pertumbuhan awan pada kategori sedang hingga tinggi, terutama Sumatra bagian utara, Kalimantan bagian utara, dan Papua bagian utara.

MJO secara spasial diprakirakan aktif di sekitar pesisir utara Aceh, Maluku bagian timur, Laut Arafuru bagian tengah hingga timur, serta sebagian besar Papua.

Sementara itu, Gelombang Kelvin diprakirakan aktif melintasi wilayah yang cukup luas, mulai dari Sumatra bagian tengah dan selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Daerah konvergensi diprediksi terbentuk di Sumatra Selatan hingga Jambi, Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat, dan Papua Pegunungan, sementara daerah konfluensi diprakirakan terbentuk di perairan barat dan utara Aceh. Labilitas lokal yang kuat juga diprediksi terdapat di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Papua Pegunungan.

Kombinasi dinamika tersebut masih dapat memicu pertumbuhan awan hujan secara lokal di sebagian Sumatra bagian utara, Kalimantan bagian utara, Sulawesi bagian tengah, dan Papua bagian utara.

Meski demikian, hujan diprakirakan cenderung bersifat sporadis dan berdurasi relatif singkat di tengah dominasi kondisi kering yang masih berlangsung.

(lom)

Baca lagi: Isi Lengkap SE Menkomdigi Soal Kuota Hangus

Baca lagi: Negara Terpadat di Dunia Alami Penurunan Angka Kelahiran, Ini Sebabnya

Baca lagi: Jokowi Sebut Masyarakat Harus Percaya Pemimpin di Tengah Konflik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: