Ribuan Data Chat Claude Bocor di Google, Begini Kata Anthropic

Jakarta, Chief Tablet Indonesia

Ribuan percakapan dan proyek pengguna

Claude

, asisten

kecerdasan buatan

(AI) milik Anthropic, ditemukan bocor dan bisa diakses publik lewat hasil pencarian Google. Data yang terekspos dilaporkan berisi informasi sensitif, seperti catatan kesehatan hingga rahasia perusahaan.

Kebocoran ini pertama kali ditemukan oleh para pengguna Reddit akhir pekan lalu. Mereka menemukan bahwa operator pencarian seperti ‘site:claude.ai/share’ di Google menampilkan daftar panjang tautan percakapan yang dibagikan.

Menurut laporan

Futurism

, banyak dokumen tersebut menjadi publik ketika pengguna menggunakan fitur ‘Bagikan’ atau ‘Share’ untuk mengirimkan chat atau proyek mereka kepada rekan kerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat menekan tombol ‘Share’ di pojok kanan atas, Claude memang menampilkan pemberitahuan bahwa tautan tersebut bersifat publik dan “dapat dilihat oleh siapa saja yang memiliki tautan”. Namun, peringatan itu tidak menjelaskan bahwa konten yang dibagikan dapat terindeks oleh mesin pencari.

Sementara itu, sebagian materi lainnya dibagikan melalui fitur Claude Artifacts. Fitur ini memungkinkan pengguna menyimpan proyek tertentu sebagai aplikasi atau alat mandiri.

Platform sebetulnya memberikan peringatan bahwa mempublikasikan Artifact “akan membuatnya dapat diakses oleh siapa saja di internet dan berpotensi muncul di hasil pencarian mesin pencari.”

Sebagian konten yang tersebar dan masuk ke indeks Google memang sengaja dibuat untuk publik, seperti situs web pribadi atau aplikasi sederhana. Namun, sebagian besar konten yang ditemukan kelihatannya hanya ditujukan untuk konsumsi internal perusahaan atau kelompok kecil.

Merespons hal ini, Anthropic menyatakan bahwa sistem mereka berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Perusahaan memberikan kontrol penuh kepada pengguna untuk membagikan percakapan dengan Claude secara publik..

“Sesuai dengan prinsip privasi kami, kami tidak memberikan direktori percakapan atau sitemap kepada mesin pencari seperti Google,” ungkap Anthropic dalam pernyataan resminya.

“Tautan yang dibagikan ini tidak dapat ditebak atau ditemukan kecuali pengguna sendiri yang memilih untuk membagikannya. Ketika seseorang membagikan percakapan, mereka membuat konten tersebut dapat diakses oleh publik,” lanjutnya.

Ini bukan kejadian pertama bagi Anthropic. Tahun lalu, Forbes melaporkan bahwa ratusan chat Claude sempat terindeks oleh mesin pencari, yang memaksa mereka menghapusnya dari internet.

Kasus serupa juga pernah menimpan OpenAI dan xAI ketika riwayat percakapan ChatGPT dan Grok ditemukan dapat diakses melalui Google.

(dmi)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Chief Tablet]

Baca lagi: Ruben Onsu Balas Kubu Sarwendah Soal Tudingan Memojokkan

Baca lagi: Spek Land Cruiser 300, Barang Suap Bupati Kuansing yang Tembus Rp2 M

Baca lagi: Kapolres Tangsel: Kasat Narkoba Hanya Jadi Saksi Kasus Etomidate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: