
Jakarta, Chief Tablet Indonesia
—
Indonesia terancam kehilangan satu-satunya
es
abadi di kawasan tropis. Pakar klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (
BMKG
) memperkirakan lapisan es di puncak Jaya Wijaya, Papua, akan hilang total pada akhir 2026 atau awal 2027.
“Tidak lama lagi, Indonesia mungkin akan kehilangan es abadinya untuk selamanya,” tulis BMKG dalam unggahannya di Instagram, Kamis (2/7).
“Es di Puncak Jaya, Papua terus menyusut dari tahun ke tahun. Menurut pakar klimatologi BMKG, es abadi yang telah bertahan ribuan tahun ini diperkirakan bisa hilang sepenuhnya pada akhir 2026 atau awal 2027,” tambahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BMKG menyebut laju penyusutan es ini berlangsung drastis. Pada 1988, luas hamparan es gletser tropis tersebut masih mencapai sekitar 4,3 kilometer persegi.
Namun hingga September 2025, luasnya tinggal sekitar 0,09 kilometer persegi, atau hanya sekitar 2 persen dari luas yang tercatat hampir empat dekade lalu.
Bukan hanya luasnya yang menyusut, ketebalan es juga terus menipis dengan cepat.
Pada 2010, ketebalan es di titik pengukuran mencapai sekitar 32 meter. Pada 2023, angka itu tinggal sekitar 4 meter.
Pemantauan terbaru bahkan melaporkan es di titik tersebut sudah mencair sepenuhnya.
Menurut BMKG, sejak 2016, laju penipisan es diperkirakan mencapai 2 hingga 2,5 meter per tahun. Fenomena ini dipicu kombinasi perubahan iklim global dan El NiƱo yang membuat suhu semakin tinggi dan cuaca lebih kering di Indonesia.
Lebih lanjut, hilangnya es Jaya Wijaya bukan hanya persoalan lingkungan. Bagi masyarakat adat Papua, Puncak Jaya bukan sekadar gunung, melainkan simbol budaya dan spiritual yang menyimpan warisan leluhur.
Artinya, lapisan es yang lenyap berarti hilangnya bagian penting dari identitas mereka.
Dampaknya juga disebut dapat meluas ke ekosistem sekitar. Pasalnya, es pegunungan berperan menjaga keseimbangan air di Papua.
[Gambas:Instagram]
Pencairannya berpotensi mengganggu ekosistem, habitat satwa liar, dan lahan pertanian masyarakat yang bergantung pada siklus air dari pegunungan.
Menurut BMKG, di Puncak Jaya, perubahan iklim bukan lagi angka di jurnal ilmiah. Hal ini terlihat nyata pada gunung yang perlahan kehilangan lapisan putihnya.
Banyak peneliti kini memperkirakan es abadi di Papua hanya tinggal hitungan bulan sebelum benar-benar hilang selamanya.
(lom)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Chief Tablet]
Baca lagi: Gempa M 6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara
Baca lagi: Cara Makan Durian Tanpa Bikin Berat Badan dan Gula Darah Naik
Baca lagi: Kejagung Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk




22 Responses
Terima kasih sudah meluangkan waktu membuat konten yang bermanfaat. Saya juga sering mencari referensi melalui https://www.metooo.it/u/king88comguru.
Saya senang membaca artikel yang tidak hanya informatif tetapi juga nyaman diikuti. Ada juga bacaan serupa di https://www.checkli.com/king88com.
Sebuah karya yang patut diapresiasi tinggi karena kualitas penulisannya.https://www.kufirst.center.ku.ac.th/fikasetsart-food-talks4-drying-technology-for-food-smes/
Fokus pada pokok permasalahan tanpa kalimat pengisi yang tidak perlu.http://www.kufirst.center.ku.ac.th/aseanfoodsafetyforum7/
Pembahasannya jelas dan tidak bertele-tele sehingga nyaman dibaca sampai selesai. Saya juga membandingkannya dengan http://fatcow.com/blog/?p=1808 dan keduanya sama-sama bermanfaat.
Wah, tulisannya ngebantu banget buat nambah insight baru. Barusan saya juga nemu http://apranax.free.fr/photo/galeries/galerie01/?p=01&lang=en yang ngulas materi kayak gini dengan detail yang nggak kalah oke.
Di tengah riuhnya konten dangkal, ulasan ini muncul membawa bobot literatur yang amat berkelas https://www.kufirst.center.ku.ac.th/thai-food-good-choice/
Wah, tulisannya daging semua nih. Makasih sharing-nya min! Btw kalau ada yang mau cari referensi tambahan, cek aja di https://www.sitelike.org/similar/tunezjam.com/ karena mirip-mirip pembahasannya.
Setuju 100%! Memang bener banget poin-poin yang disampein. Buat nambah literasi, mampir juga ke https://basewebtrading.web.app/trading-on-the-foreign-exchange.html ya, bahasan mereka juga oke punya.
Deskripsinya sangat hidup, saya bisa membayangkan apa yang sedang dibahas.https://fisip.unismuh.ac.id/struktur/
Susunannya memandu pembaca untuk paham secara bertahap.https://www.socialbookmarkssite.com/tag/height-safety-systems/
Poin-poinnya dirangkum dengan sangat jelas.https://oregonbusiness.com/14559-grassroots-movement-pursues-carbon-bills/
Pas sekali dengan apa yang sedang saya cari dari kemarin.https://www.video-bookmark.com/user/ehsafety/
Sukses terus untuk penulisnya, ditunggu karya-karya selanjutnya.https://eridan.websrvcs.com/System/Media/play.asp?id=54542&key=1AECBE30-93C9-45F3-827A-F53FADF31293
Highly recommended! Wajib dibaca sampai habis.https://mcspartners.ning.com/forum/topics/unable-to-sell-bitcoin-on-blockchain?commentId=1960632%3AComment%3A21419014
Makasih min infonya, ngebantu banget buat tugas saya. Kebetulan sumber lain yang saya pakai dari http://iamsailing.blog.free.fr/index.php?post/2010/10/28/%E4%B8%A4%E5%B2%813%E4%B8%AA%E6%9C%88-%EF%BC%8D-%E9%A3%9E%E6%9C%BA%E4%B8%8B%E9%99%8D juga mengulas hal serupa.
Artikel yang luar biasa, cocok dijadikan rujukan utama.https://magic.ly/rererent/Krisis-Migrasi-Global-Picu-Kebijakan-Ketat-di-Eropa
Terima kasih atas sharing ilmunya, sangat berguna!https://cancermedaffairs.siemens-healthineers.com/dose-scorecards
Narasi yang dibangun sangat kuat dan meyakinkan.https://medium.com/@solidsex/all-about-solidly-9b31ae57b60f
Sangat layak untuk dibagikan ke orang lain.https://www.coinbase.com/fr/converter/doge/sex
Perfect! Tidak ada kurangnya sama sekali.https://www.coinbase.com/en-gb/converter/sex/eur
Konstruksi teoritis yang dibangun dalam artikel ini memberikan rujukan yang sangat kokoh bagi studi-studi lanjutan http://naturalground.free.fr/INF440/pluxml/?article2%2F