
Jakarta, Chief Tablet Indonesia
—
Apple
memperkenalkan
Mac
mini baru dengan chip M6 dan M5 Pro yang membawa sejumlah pembaruan, mulai dari performa hingga kemampuan AI.
“Dengan CPU dan grafis yang lebih solid, Neural Accelerator di GPU, dan bandwidth memori yang lebih tinggi, Mac mini dengan M6 menghadirkan performa AI ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Johny Srouji, chief hardware officer Apple dalam keterangannya, Rabu (26/8).
“Dan dengan CPU hingga 18-core dan GPU 20-core, Mac mini dengan M5 Pro punya kapabilitas mumpuni dengan desain ultra ringkas untuk menangani alur kerja pro yang kompleks,” tambahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kehadiran lini terbaru ini disebut membawa peningkatan performa CPU, grafis, penyimpanan, hingga kemampuan kecerdasan buatan atau AI yang dapat dijalankan langsung di perangkat.
Untuk Mac mini, Apple menyebut versi M6 menghadirkan performa AI hingga empat kali lebih cepat, penyimpanan dan grafis hingga dua kali lebih cepat, serta performa CPU hingga 40 persen lebih cepat.
Mac mini M6 menggunakan CPU 12-core dan GPU 12-core, masing-masing bertambah dua core dibandingkan generasi sebelumnya.
GPU tersebut kini memiliki Neural Accelerator di setiap core untuk pertama kalinya di Mac mini.
Perangkat ini juga dilengkapi Dual 16-core Neural Engine dengan performa hingga dua kali lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya.
Memori terintegrasi standar tersedia sebesar 16 GB dan dapat dikonfigurasi hingga 32 GB, dengan bandwidth memori mencapai 170 Gbps.
Menurut Apple, pemrosesan prompt large language model (LLM) di LM Studio pada Mac mini M6 dapat berjalan hingga 13,5 kali lebih cepat dibandingkan Mac mini M1 dan hingga 4,8 kali lebih cepat dibandingkan M4.
Perhitungan spreadsheet di Microsoft Excel disebut hingga 2,3 kali lebih cepat dibandingkan M1 dan 1,5 kali lebih cepat dibandingkan M4.
Sementara performa game dengan ray tracing di Cyberpunk 2077: Ultimate Edition diklaim hingga dua kali lebih cepat dibandingkan Mac mini M4.
Mac mini dengan chip M6 dibanderol mulai US$899 atau sekitar Rp15,9 juta
Mac mini M5 Pro
Apple juga menyediakan Mac mini dengan M5 Pro yang ditujukan untuk pekerjaan lebih berat seperti pengembangan aplikasi, rendering video, simulasi ilmiah, desain 3D, VFX, hingga pengembangan game.
Chip M5 Pro memiliki CPU hingga 18-core dan GPU hingga 20-core.
Mac mini M5 Pro mendukung memori terintegrasi hingga 64 GB dengan bandwidth memori 307 Gbps.
Kapasitas tersebut memungkinkan perangkat menjalankan model AI lokal yang lebih besar, mengolah adegan 3D kompleks, mengedit ProRes RAW, hingga memuat set data berukuran besar.
Apple mengklaim pemrosesan prompt LLM di LM Studio pada perangkat ini hingga 8,5 kali lebih cepat dibandingkan Mac mini M2 Pro dan hingga empat kali lebih cepat dibandingkan M4 Pro.
Rendering dengan ray tracing di Blender disebut hingga 4,5 kali lebih cepat dibandingkan M2 Pro dan 1,4 kali lebih cepat dibandingkan M4 Pro.
Kedua model Mac mini mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan Ethernet 2,5 Gb dengan opsi 10 Gb.
Di bagian depan tersedia dua port USB-C dengan dukungan USB 3 dan jack headphone.
Sementara bagian belakang Mac mini M6 memiliki tiga port Thunderbolt 4, sedangkan versi M5 Pro menggunakan tiga port Thunderbolt 5.
Mac mini M5 Pro dijual mulai US$1.699 atau sekitar Rp30,1 juta.
(lom)
Baca lagi: BIGBANG Resmi Mulai Tur Dunia Peringatan 20 Tahun Karier
Baca lagi: 4 Orang Ditemukan Tewas di Pulau Jeju Korsel usai Dilaporkan Hilang
Baca lagi: Korsel Kirim Jet Tempur Awasi Pesawat Rusia Masuk Zona Pertahanan


