
Jakarta, Chief Tablet Indonesia
—
Badan Siber dan Sandi Negara (
BSSN
) menyoroti pentingnya regulasi
keamanan siber
di sektor kesehatan. Regulasi ini dinilai penting sebagai fondasi hukum yang memaksa standarisasi enkripsi, pembatasan hak akses data, serta penyusunan protokol respons insiden yang seragam.
Hal ini disampaikan BSSN dalam Seminar & Workshop bertajuk “Fortifying the Digital Hospital: Strategi Keamanan Siber Berbasis Standar Nasional menuju Transformasi Layanan Kesehatan Indonesia” di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Indonesia (RSP UI), Depok, Jawa Barat pada 8-9 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut BSSN, tanpa adanya regulasi yang tegas dan mengikat, kerentanan sistem pada satu fasilitas kesehatan dapat menjadi pintu masuk yang mengancam integritas jaringan data kesehatan nasional secara masif.
Percepatan digitalisasi rekam medis elektronik di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan saat ini dinilai perlu diimbangi dengan penguatan benteng pertahanan siber terstandarisasi guna melindungi kerahasiaan data pasien secara menyeluruh.
Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN, Sulistyo, menyebut pentingnya melindungi aset digital faskes seperti rekam medik dan telemedicine yang kini terintegrasi di platform SatuSehat.
Langkah ini disebut sangat krusial mengingat 56 persen anomali di sektor kesehatan saat ini didominasi oleh malware akibat kelalaian seperti penggunaan software bajakan.
Sebagai solusi, BSSN siap memfasilitasi bimbingan teknis menyeluruh bagi instansi kesehatan yang berkomitmen membentuk Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS).
“Gangguan pada sistem teknologi informasi di rumah sakit bukan lagi sekadar insiden administratif biasa, melainkan ancaman nyata yang dapat berdampak langsung hingga pada keselamatan jiwa pasien,” ujar Sulistyo dalam keterangannya, Rabu (8/7).
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama RSP UI, Ari Kusuma Januarto, mengapresiasi kolaborasi strategis bersama BSSN ini sebagai langkah nyata institusi medis dalam menghadapi tantangan teknologi masa depan.
“Sebagai rumah sakit pendidikan yang mengedepankan inovasi dan keselamatan pasien, kami sadar data medis adalah aset sensitif. Integrasi sistem IT wajib berjalan beriringan dengan protokol keamanan berbasis standar nasional guna menjamin keberlangsungan layanan medis tanpa interupsi,” tuturnya.
Lebih lanjut, BSSN mengajak seluruh ekosistem kesehatan nasional untuk terus memperkuat tata kelola keamanan informasi demi terciptanya ruang digital Indonesia yang tangguh, tepercaya, dan berdaulat
(lom)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Chief Tablet]
Baca lagi: Komdigi Targetkan RI Punya Kecepatan Internet 100 Mbps 2 Tahun Lagi
Baca lagi: Justin Baldoni dan Istri Buka-bukaan Dampak Kasus dengan Blake Lively




8 Responses
Artikel ini tidak hanya memberi tahu ‘apa’, tapi juga menjelaskan ‘mengapa’ dengan sangat baik.https://fr.bitdegree.org/prix-des-crypto-monnaies/solidsex-tokenized-vesolid-solidsex-prix
tirto88 salah satu pusat slot gacor deposit 10k langsung amankan posisi mu akses tirto88 login sekarang
slot depo 5000 dari genting138 sangat rekomen banget bisa main situs slot gacor deposit 5000 lansung akses slot deposit 5000
crazyrich88 situs toto togel terpercaya crazy rich 88 akses langsung situs togel online crazyrich 88
Pembahasannya terasa relevan dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk menambah wawasan, saya juga membuka [https://charmed-p3.estranky.cz/clanky/aktualky/aktualka1.html](https://charmed-p3.estranky.cz/clanky/aktualky/aktualka1.html).
Kombinasi yang apik antara studi kasus dan argumen yang logis.https://www.kufirst.center.ku.ac.th/9821-2/
Artikel yang cerdas dari sudut pandang penulis yang visioner.https://www.kufirst.center.ku.ac.th/food-talks-2021-10-sensory-attributes-the-key-success-in-product-development-to-win-consumer-satisfaction/
Ulasan yang sangat berbobot mengenai manajemen risiko dan peluang di era digital.http://www.kufirst.center.ku.ac.th/8991/