Chief Tablet

Ramai-ramai Gen Z Ikut Tren Cyberdeck, Apa Itu?

Daftar Isi

Kenapa perangkat ini diminati Gen Z?

Fungsi sesuai kebutuhan

Cyberdeck sebagai bentuk ekspresi diri

Jakarta, Chief Tablet Indonesia

Tren teknologi bernama ‘

cyberdeck

‘ mulai digemari di kalangan anak muda, khususnya dari generasi Z atau

Gen Z

. Apa sebenarnya cyberdeck?

Cyberdeck merupakan komputer portable hasil rakitan sendiri menggunakan komponen-komponen yang terkesan ‘asal comot’. Tren ini menggabungkan estetika masa depan jadul (

retro-futuristic

) dengan fungsi praktis.

Melansir laporan Newsweek, komponen utama cyberdeck biasanya menggunakan sistem komputer papan tunggal (single-board) seperti Raspberry Pi yang dipadukan dengan layar kecil, keyboard, dan casing custom.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbeda dengan laptop biasa, cyberdeck biasanya dirakit menggunakan barang bekas atau material yang dialihfungsikan. Hasilnya, setiap perangkat memiliki tampilan unik dan fungsi tersendiri yang mencerminkan si pembuat.

Kenapa perangkat ini diminati Gen Z?

Filosofi di balik perakitan cyberdeck digambarkan sangat personal dan menolak komersialisasi. Tren ini menjadi alternatif di tengah gempuran perangkat bawaan pabrik yang modelnya dinilai begitu-begitu saja.

Salah seorang kreator TikTok,

ubeboobey

, menyebut bahwa cyberdeck dirancang agar “unik bagi pemiliknya” dan dibuat untuk memenuhi “kebutuhan personal”, dengan lebih mengutamakan kreativitas ketimbang produksi massal.

Ide ini kemudian disambut hangat di media sosial. Banyak pengguna membagikan desain cyberdeck mereka, mulai dari perangkat tangguh untuk kebutuhan lapangan hingga mesin warna-warni buatan tangan.

Konsep cyberdeck sebenarnya bukan barang baru. Ide ini awalnya terinspirasi dari fiksi ilmiah cyberpunk seperti novel Neuromancer karya William Gibson. Namun, gerakan rakitan modern saat ini lebih mencerminkan semangat do it yourself (DIY) layaknya komunitas modifikasi komputer di masa awal.

Berbeda dari laptop pasaran yang bersifat tertutup, cyberdeck bersifat tertutup. Ini artinya, setiap komponen bisa ditukar, dimodifikasi, atau didesain ulang sesuka hati.

Fleksibilitas ini yang memikat anak muda untuk bereksperimen dengan hardware atau software tanpa batasan aturan pabrik.

Fungsi sesuai kebutuhan

Di TikTok, para kreator menunjukkan berbagai fungsi unik dari alat ini. Ada yang menyulapnya menjadi konsol game retro untuk memainkan game-game jadul tahun 80-an dan 90-an.

Ada juga yang menjadikannya server pribadi untuk meng-host website atau menyimpan data secara online. Sebagian lainnya menggunakan cyberdeck untuk latihan coding, atau bahkan menjadikannya sebagai perangkat off-grid yang berisi buku digital, musik, dan panduan darurat.

Komunitas pegiat keamanan siber dan hobi teknologi juga ikut kepincut dengan tren ini. Unggahan blog dari Eclypsium menyoroti bagaimana cyberdeck dapat berfungsi sebagai alat peretasan portable atau platform uji coba, sehingga mereka dapat bereksperimen dengan fleksibel tanpa harus mengambil risiko pada komputer utama.

Blog tersebut mengulas bahwa laptop konvensional terkadang terlalu bongsor untuk dibawa bepergian dan kurang cocok untuk dipasangi alat-alat khusus. Hal ini kemudian mendorong sebagian pengguna beralih ke komputer rakitan sendiri.

Cyberdeck sebagai bentuk ekspresi diri

Meski demikian, lonjakan minat terhadap cyberdeck saat ini dianggap lebih berakar pada kreativitas daripada fungsi semata. Cyberdeck dipandang sebagai bentuk ekspredisi diri, yakni perangkat yang mencerminkan kepribadian, kebutuhan, dan bahan yang dimiliki sang pembuat.

Hal ini tercermin dari reaksi warganet. Salah satu pengguna mengungkap bahwa selama ini mereka menginginkan teknologi modular, bukan seperti yang dibuat oleh raksasa-raksasa teknologi.

Lantaran fokus pada bentuk ekspresi diri, muncul perdebatan mengenai potensi komersialisasi cyberdeck. Beberapa kreator berargumen bahwa menjual cyberdeck secara massal justru akan merusak esensi dari hobi ini, yang sejak awal mengutamakan eksperimen dan kepuasan merakit.

(dmi)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Chief Tablet]

Baca lagi: 5 Rekomendasi Drama China Baru Tayang Juli 2026

Baca lagi: Korban Gempa Venezuela Marah ke Pemerintah Rodriguez, Ini Sebabnya

Baca lagi: KPK Tahan Direktur MSA di Kasus Dugaan Suap atas Temuan BPK

Exit mobile version