
Jakarta, Chief Tablet Indonesia
—
Kementerian Komunikasi dan Digital (
Komdigi
) menyebut aplikasi Hornet telah dihapus dari toko aplikasi Apple App Store dan Google Play Store.
“Saat ini aplikasi Hornet telah dihapus dari App Store dan Play Store,” ujar Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi Alexander Sabar kepada Chief TabletIndonesia.com, Rabu (26/8).
Namun, Komdigi menemukan aplikasi serupa dengan nama sedikit berbeda, yakni Hornet Live. Alex mengatakan pihaknya tengah menindak aplikasi tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Namun, Komdigi kembali menemukan aplikasi dengan nama Hornet Live yang tersedia dan saat ini sedang dalam proses pengajuan,” tambah Alex.
Menurut pantauan Chief TabletIndonesia.com pada Rabu (26/8), aplikasi Hornet sudah tidak tersedia di App Store dan Play Store.
Namun, toko aplikasi masih memuat aplikasi lain bernama Hornet Live dan Hornet Stories yang juga dipasarkan oleh Queer Networks Inc, pemilik aplikasi Hornet.
Sebelumnya, Komdigi meminta Google Play Store dan Apple App Store menghapus aplikasi Hornet dari layanan yang dapat diakses pengguna di Indonesia imbas dugaan kampanye LGBTIQ+ di platform tersebut.
Komdigi mengatakan pihaknya menerima aduan masyarakat mengenai dugaan keterkaitan Hornet dengan kampanye LGBTIQ+ yang dinilai tidak sesuai dengan norma dan ketentuan yang berlaku di Indonesia.
Alex mengatakan aduan tersebut menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam mengawasi platform Hornet.
“Komdigi menerima aduan dari masyarakat mengenai keterkaitan platform Hornet dengan kampanye LGBTIQ+. Hal ini menjadi perhatian karena ada nilai, norma, dan ketentuan hukum yang harus dihormati oleh setiap platform yang beroperasi di Indonesia,” kata Alex dalam keterangan resmi, Sabtu (15/8).
Menurutnya, persoalan Hornet tidak hanya berkaitan dengan muatan konten.
Komdigi juga menyoroti kepatuhan platform tersebut dalam mendaftarkan diri sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Indonesia.
“Dari awal Hornet tidak pernah mendaftarkan diri sebagai PSE di Indonesia. Ini merupakan persoalan kepatuhan yang harus kami tindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tuturnya.
(nad/lom)
Baca lagi: Sekuel Film Michael Bakal Bahas Tuduhan Pelecehan Anak
Baca lagi: Hasil F1: Norris Juara GP Belanda 2026, Verstappen Kecelakaan
Baca lagi: Merek Besar AS Mulai Redup di China, Nike hingga Ford Tak Selaris Dulu