
Jakarta, Chief Tablet Indonesia
—
Sejumlah wilayah Indonesia diprediksi masih berpotensi diguyur
hujan
hari ini, Senin (24/8), meski sebagian besar daerah masuk puncak musim kemarau . Simak daftar wilayahnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (
BMKG
), mengungkap, meski kondisi atmosfer Indonesia secara umum masih didominasi kondisi kering, dalam sepekan ke depan potensi hujan tetap dapat terjadi.
“Hal ini dipicu oleh gangguan dan dinamika atmosfer, termasuk aktivitas gelombang atmosfer, yang mendukung peningkatan suplai uap air serta perlambatan angin,” kata BMKG dalam laman resminya, dikutip Senin (24/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu faktor yang memicu hujan adalah Madden-Julian Oscillation (MJO), yang secara spasial masih diprakirakan aktif di sebagian besar Sumatra, Selat Malaka, Selat Karimata, Laut Natuna, Laut Cina Selatan, sebagian Kalimantan, hingga Pasifik barat.
Kemudian, Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Ekuator juga diprakirakan aktif di sejumlah wilayah Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, hingga Samudra Pasifik utara Papua.
Menurut BMKG, kombinasi fenomena tersebut dapat meningkatkan aktivitas konvektif dan mendukung pembentukan awan hujan, terutama pada wilayah yang dilaluinya. Potensi hujan juga diperkuat oleh pusat tekanan rendah di Samudra Pasifik utara Papua, sirkulasi siklonik di Selat Makassar, serta terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi di sejumlah wilayah Indonesia.
Kondisi ini menyebabkan massa udara berkumpul dan terangkat sehingga meningkatkan peluang pertumbuhan awan hujan.
“Dengan demikian, meskipun secara umum curah hujan masih diprakirakan rendah di sebagian besar Indonesia, hujan dengan intensitas bervariasi masih berpotensi terjadi secara lokal, terutama di wilayah yang dipengaruhi oleh gangguan atmosfer tersebut,” kata BMKG.
Berikut daftar wilayah berpotensi hujan pada Senin (24/8):
Aceh
Sumatra Utara
Sumatra Barat
Riau
Kalimantan Barat
Daerah berpotensi angin kencang
Aceh
Banten
Gorontalo
Jawa Barat
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kepulauan Bangka Belitung
Maluku
Maluku Utara
Nusa Tenggara Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Utara
(dmi)
Baca lagi: Uang Beredar Tembus Rp10.371 T hingga Juli 2026
Baca lagi: Airlangga Kejar Perjanjian Dagang RI-Uni Eropa Diteken Oktober 2026
Baca lagi: China Diprediksi Tolak Ancaman Trump ke Negara Mitra Dagang Iran