
Jakarta, Chief Tablet Indonesia
—
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (
BMKG
) Pekanbaru, Riau, mendeteksi sebanyak 2.610 titik panas atau hotspot di Pulau Sumatra berdasarkan pembaruan data pada Minggu (23/8) pukul 07.00 WIB.
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Elisa JS Kedang, mengatakan titik panas ini tersebar di sembilan provinsi di Pulau Sumatra, dengan jumlah terbanyak di Sumatera Selatan yang mencapai 1.311 titik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Wilayah lain yang turut menyumbang angka tinggi adalah Provinsi Riau dengan 355 titik, Jambi 278 titik, Bangka Belitung dengan 268 titik, dan Lampung dengan 187 titik, disusul Aceh 67 titik, Kepulauan Riau 55 titik, Sumatera Utara 45 titik, Sumatera Barat 27 titik, dan Bengkulu 17 titik,” kata Elisa.
Sementara itu, Provinsi Riau terdeteksi memiliki 355 titik panas tersebar di 11 kabupaten/kota. Kabupaten Pelalawan menjadi area paling krusial di Riau dengan temuan 216 titik panas, diikuti oleh Kabupaten Indragiri Hilir sebanyak 80 titik, dan Kabupaten Kuantan Singingi 12 titik.
Selebihnya, seperti diberitakan Antara pada Minggu (23/8), titik panas terdeteksi di Kabupaten Kampar sebanyak 11, Siak 10 titik, Kepulauan Meranti 7 titik, Inderagiri Hulu 6 titik, Bengkalis 5 titik, Rokan Hilir dan Rokan Hulu masing-masing 3 titik, serta Kota Dumai 2 titik.
Ribuan titika panas tersebut menyebabkan jarak pandang menjadi memendek akibat asap, seperti yang terjadi di Pekanbaru pada Sabtu (22/8) malam. Sedangkan kualitas udara pada dini hari dan pagi berdasarkan PM 2,5 masuk kategori tidak sehat.
Lembaga pengendalian kebakaran hutan dan lahan Kementerian Kahutanan, Manggala Agni, menyebut dalam beberapa hari terakhir menurut kebakaran lahan di Riau sudah menghanguskan 700 hektare lebih, terbanyak di Kabupaten Inderagiri Hulu seluas 434 hektare dan Pelalawan 300 hektare.
Selain dua daerah tersebut, Manggala Agni juga menangani sejumlah kebakaran lahan di Provinsi Riau, di antaranya Kabupaten Kampar, Siak, dan Bengkalis.
(antara/end)
Baca lagi: Pilah-pilih Investasi yang Pas Sesuai Desil Ekonomi Rumah Tangga
Baca lagi: Bangun Langsung ‘Cenat-Cenut’, 5 Penyebab Sakit Kepala di Pagi Hari