
Jakarta, Chief Tablet Indonesia
—
Maraknya ancaman siber di Indonesia mendorong sektor bisnis memperketat pengelolaan perangkat kerja digital para karyawannya. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh perangkat, mulai dari komputer hingga smartphone, terpantau secara terpusat demi keamanan data dan kepatuhan regulasi.
Merujuk data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), tercatat ada sekitar 5,5 miliar insiden siber sepanjang 2025. Tren ini berlanjut hingga awal 2026 dengan tambahan sekitar 1,52 miliar insiden.
Merespons hal tersebut, penyedia solusi endpoint management Hexnode menggandeng Ingram Micro sebagai distributor resmi di Indonesia. Kemitraan ini bertujuan memperluas akses solusi pengelolaan perangkat bagi mitra bisnis dan pelanggan korporasi di Tanah Air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Direktur Ingram Micro Mulia Dewi Karnadi mengungkap, kolaborasi ini dibangun untuk memperkuat kapabilitas lokal dalam mendampingi integrasi sistem bagi para pelanggan.
“Dengan hadirnya Hexnode dalam portofolio kami, kami dapat membantu reseller dan pengintegrasi sistem mengembangkan layanan terkelola yang lebih kuat serta menciptakan peluang recurring revenue di bidang pengelolaan endpoint,” kata Mulia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/7).
Menurutnya, dukungan teknis, integrasi solusi, hingga strategi pemasaran bersama diharapkan dapat mempercepat adopsi sistem manajemen perangkat modern di Indonesia.
Lewat kemitraan ini, berbagai organisasi di Indonesia akan mendapatkan akses yang lebih luas ke platform pengelolaan endpoint terpadu (unified endpoint management) milik Hexnode melalui jaringan distributor (reseller), pengintegrasi sistem (system integrator), dan penyedia layanan terkelola (managed service provider) milik Ingram Micro.
Kedua perusahaan berkomitmen membantu bisnis mempermudah pengelolaan perangkat, memperkuat keamanan, mendukung kepatuhan terhadap regulasi seperti Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), serta meningkatkan efisiensi operasional di tengah lingkungan IT yang makin tersebar.
Menurut Hexnode, solusi manajemen endpoint dirancang untuk membantu organisasi mengelola berbagai perangkat kerja dari satu platform, baik komputer, smartphone, tablet, maupun perangkat operasional lainnya.
Lewat jaringan distribusi Ingram Micro, solusi ini diharapkan bisa diakses lebih luas oleh reseller, integrator sistem, hingga penyedia layanan terkelola di Indonesia.
“Bersama-sama, kami memperkuat komitmen kami untuk pasar Indonesia dan memberdayakan bisnis melalui solusi pengelolaan endpoint kelas dunia,” kata Keith O’Leary, Enterprise Sales Director ASEAN Hexnode.
(dmi)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Chief Tablet]
Baca lagi: AHY Beber Langkah RI Siapkan Penerbangan Rendah Karbon Mulai 2027
Baca lagi: Komdigi Tetapkan Telkomsel, XLSmart, Indosat Pemenang Lelang Frekuensi
Baca lagi: FOTO: Banjir Bandang Terjang Afghanistan Tewaskan Puluhan Orang