Ungguli AS, China Berhasil Tanam Chip Otak Komersial Pertama di Dunia

Jakarta, Chief Tablet Indonesia

China

berhasil melaksanakan operasi komersial tanam

chip otak

menggunakan perangkat

brain-computer interface

(BCI) invasif pertama di dunia, setelah mengantongi izin resmi pada Maret lalu. Langkah ini menandai lompatan besar dalam pengembangan neuroteknologi negeri Tirai Bambu untuk menandingi Neuralink milik Elon Musk.

Menurut Komisi Sains dan Teknologi Pemerintah Kota Shanghai, tim dokter bedah menanamkan chip otak berukuran sebesar koin pada seorang pasien yang mengalami gangguan mobilitas tangan akibat cedera tulang belakang usai kecelakaan mobil 10 tahun lalu. Operasi yang berlangsung pada Senin (13/7) di Rumah Sakit Huashan ini berhasil menangkap sinyal otak epidural yang stabil dan berkualitas tinggi.

Menurut laporan

South China Morning Post

, saat ini pasien sedang dalam masa pemulihan dengan tanda-tanda vital yang stabil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Chip otak bernama NEO ini dikembangkan oleh startup lokal, Neuracle Medical Technology, dengan tujuan membantu memulihkan pergerakan tangan. Mekanisme kerjanya adalah dengan menempatkan alat di permukaan luar otak tanpa menembus jaringan saraf, lalu membaca sinyal otak tersebut dan menerjemahkannya menjadi gerakan tangan.

NEO menjadi perangkat BCI pertama di dunia yang dipasarkan secara resmi setelah mendapatkan persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan China (NMPA) pada 13 Maret. Izin ini membuat NEO tersedia sebagai produk komersial medis, bukan lagi sekadar konsumsi laboratorium atau uji klinis terbatas.

Sejak mengantongi izin tersebut, hanya dalam waktu empat bulan perangkat NEO telah masuk ke tahap produksi massal, diperkenalkan ke berbagai rumah sakit, digunakan dalam screening pasien, hingga berhasil masuk ke dalam cakupan program asuransi kesehatan komersial.

Ambisi teknologi China

Pencapaian ini menegaskan ambisi China untuk memimpin persaingan global di bidang BCI. Beijing mengidentifikasi sektor ini sebagai salah satu industri masa depan yang akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi, dengan target melahirkan dua atau tiga perusahaan pemimpin global pada 2030.

Cetak biru yang dirilis pemerintah China juga menetapkan target pencapaian utama menjelang 2027, termasuk membangun sistem teknologi mutakhir dan kerangka kerja industri yang matang.

Untuk memperkuat modal riset dan produksinya, Neuracle yang berbasis di Shanghai ini telah memulai IPO di papan teknologi Star Market sejak Februari lalu.

Perbedaan dengan Neuralink

Tanam chip otak sebetulnya bukan hal baru. Neuralink pada tahun 2024 sudah melakukannya dengan menanam chip di otak pasien bernama Noland Arbaugh.

Melansir laporan

Sky News Australia

, sampai Januari 2026, total sudah 21 orang sudah ditanam chip otak oleh Neuralink. Namun begitu, semua proses itu masih dalam tahap uji klinis.

Perusahaan Elon Musk ini belum mendapat persetujuan komersial penuh dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA).

Sistem yang dikembangkan Neuralink memiliki tujuan serupa, yaitu memungkinkan penderita kelumpuhan untuk mengendalikan perangkat digital seperti komputer, ponsel, hingga lengan robotik secara langsung menggunakan pikiran.

Pada akhir tahun lalu, Musk juga mengumumkan bahwa Neuralink akan memulai produksi massal chip otaknya pada 2026.

“Neuralink akan memulai produksi massal perangkat antarmuka otak-komputer dan beralih ke prosedur bedah yang lebih efisien, hampir sepenuhnya otomatis, pada tahun 2026,” kata Musk dalam cuitannya di X.

“Benang perangkat akan melewati lapisan durameter tanpa perlu mengangkatnya. Ini adalah terobosan besar,” lanjut dia.

(dmi)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Chief Tablet]

Baca lagi: Prediksi Cuaca Indonesia Hari Ini: 2 Wilayah Masih Berpotensi Hujan

Baca lagi: Kuda Nil Moo Deng ‘Prediksi’ Final Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?

Baca lagi: Lionel Messi yang Rela Jadi Pelayan, Argentina yang Jadi Pemenang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: