![]()
Daftar Isi
Apa itu komputasi klaster ponsel?
Kenapa Google pakai HP Pixel bekas untuk komputasi cloud?
Bagaimana HP bekas jadi server rendah karbon?
Jakarta, Chief Tablet Indonesia
—
bersama University of California San Diego sedang menguji coba
pusat data
yang dibangun dari 2.000 HP Google Pixel bekas. Langkah ini disebut memberikan kesempatan kedua bagi smartphone lama untuk berfungsi sebagai sistem komputasi awan (cloud) ramah lingkungan.
Google dan para peneliti dari UC San Diego menilai HP-HP bekas ini bisa menjadi komputer mini yang masih memiliki daya pemrosesan yang berguna.
Ide ini disebut dengan komputasi klaster ponsel. Alih-alih membuang HP yang sudah tidak terpakai sebagai limbah elektronik, para peneliti mengambil motherboard perangkat tersebut dan memanfaatkannya kembali sebagai bagian dari sistem komputasi rendah karbon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir Fox News, proyek ini akan diluncurkan pada musim gugur tahun ini, atau sekitar September hingga November. Tujuan dari proyek ini adalah menyediakan layanan komputasi awan berbiaya rendah bagi mahasiswa dan peneliti, sekaligus mengurangi kebutuhan pembuatan hardware server baru.
Apa itu komputasi klaster ponsel?
Komputasi klaster ponsel merupakan metode yang mengambil ponsel pintar bekas dan mengubah komponen intinya menjadi platform komputasi. Prosesnya dimulai dengan membongkar setiap HP hingga hanya tersisa motherboard.
Sementara itu, komponen seperti layar, baterai, kamera, bodi ponsel, dan bagian spesifik lainnya dilepas. Pasalnya, baterai dapat memicu risiko keamanan, sedangkan layar dan kamera hanya akan membuang-buang ruang.
Setelah motherboard diambil, peneliti menanamkan sistem Linux ke dalamnya. Pada dasarnya, sistem operasi Android memang berjalan di atas sistem Linux, namun Android dirancang untuk aplikasi seluler dan perangkat personal.
Di sisi lain, pusat data membutuhkan sistem yang lebih fleksibel untuk menangani beban kerja cloud. Setelah itu, motherboard ponsel ini dikelompokkan ke dalam beberapa klaster. Kumpulan papan kecil ini kemudian bekerja bersama-sama layaknya deretan server mini.
Kenapa Google pakai HP Pixel bekas untuk komputasi cloud?
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang kian pesat memicu lonjakan kebutuhan daya komputasi. Pusat data membutuhkan lebih banyak chip, pasokan listrik, dan sistem pendingin.
Di saat yang sama, miliaran ponsel di seluruh dunia berhenti digunakan setiap tahunnya. Proyek yang didukung Google ini membawa sudut pandang baru dengan memanfaatkan kembali perangkat keras yang sudah terlanjur diproduksi.
Fokus utama proyek ini adalah menekan angka karbon tertanam, yaitu emisi yang dihasilkan selama proses penambangan bahan baku, manufaktur, hingga pengiriman sebelum perangkat tersebut digunakan untuk pertama kali.
Penggunaan motherboard HP bekas, proyek ini diklaim dapat memangkas dampak lingkungan yang biasanya timbul dari manufaktur perangkat keras baru.
Bagaimana HP bekas jadi server rendah karbon?
Proses ini memerlukan pembongkaran yang presisi, perangkat lunak baru, serta metode untuk mengelola banyak papan induk sekaligus. Google menjelaskan bahwa proyek ini menggunakan aplikasi berbasis kontainer yang dikelola oleh Kubernetes guna mengoordinasikan pekerjaan di banyak perangkat.
Motherboard-motherboard ini diatur ke dalam klaster mandiri yang terdiri dari 25 hingga 50 papan. Setiap papan berfungsi sebagai mesin Linux kecil. Secara kolektif, mereka mampu menangani tugas-tugas yang biasanya dijalankan pada server cloud konvensional.
Hal ini bukan berarti satu ponsel setara dengan satu server standar. Server pusat data memiliki inti prosesor (core) yang jauh lebih banyak, memori yang besar, serta ketahanan tingkat industri.
Papan ponsel memiliki sumber daya yang terbatas. Meski demikian, tidak semua beban komputasi membutuhkan mesin raksasa; beberapa tugas hanya memerlukan daya komputasi yang cukup agar dapat berjalan efisien tanpa membuang-buang sumber daya.
(dmi)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Chief Tablet]
Baca lagi: Bahayakan Nyawa, Bos Petani Terbang Pakai Drone Minta Maaf
Baca lagi: Perjalanan 4 Tahun Hubungan IU dan Lee Jong-suk Berujung Putus
Baca lagi: Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka



One Response
Ulasan yang sangat matang. Artikel ini bisa dijadikan rujukan akademik ringan.http://www.kufirst.center.ku.ac.th/9984-3/