
Jakarta, Chief Tablet Indonesia
—
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (
BMKG
) memprediksi sejumlah wilayah Indonesia masih berpotensi
hujan
hari ini, Minggu (30/8). Simak prediksinya.
Menurut BMKG, secara umum curah hujan pada periode Agustus III hingga September II 2026 diprakirakan berada pada kategori rendah hingga menengah, sekitar 0-150 mm/dasarian.
BMKG mengungkap curah hujan rendah masih mendominasi banyak wilayah Indonesia, terutama Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi, Maluku, serta sebagian Papua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati begitu, masih terdapat potensi pertumbuhan awan hujan secara lokal di sekitar sirkulasi sinklonik Samudra Pasifik Utara dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi yang lain.
Awan hujan ini didukung Madden-Julian Oscillation (MJO) secara spasial yang diprakirakan aktif pada 28-29 Agustus 2026 di pesisir utara Aceh, Selat Malaka bagian utara, Kepulauan Aru, Laut Arafuru bagian tengah hingga timur, dan Papua Selatan. Selain itu, Gelombang Rossby Ekuator juga diprakirakan aktif di pesisir timur Papua Selatan.
Sementara itu, Gelombang Rossby Ekuator diprakirakan aktif di pesisir timur Papua Selatan. Selain itu, potensi pertumbuhan awan hujan juga didukung oleh terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi di sejumlah wilayah, terutama sekitar Laut Andaman, Selat Malaka bagian utara, Laut Natuna Utara, Selat Makassar, Papua hingga perairan Samudra Pasifik di sekitar Papua, yang dapat meningkatkan pengumpulan dan pengangkatan massa udara.
“Kondisi atmosfer tersebut menyebabkan sejumlah wilayah di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua dan perairan sekitarnya masih berpotensi hujan dengan intensitas bervariasi dan sporadis serta durasi singkat, meskipun El Nino sangat kuat dan IOD positif yang mendukung kecenderungan kondisi kering masih terjadi,” ujar BMKG dalam keterangan resminya, Jumat (28/8).
Berikut daftar wilayah berpotensi hujan hari ini, Minggu (30/8):
Sumatra Utara
Sumatra Barat
Jambi
Sumatra Selatan
Papua Pegunungan
WIlayah berpotensi angin kencang
Jawa Timur
Maluku
Nusa Tenggara Timur
Sulawesi Selatan
Sulawesi Utara
Papua Barat Daya
Papua Selatan
(dmi/bac)
Baca lagi: Penelitian NASA Ungkap Cara Matahari Membentuk Iklim Bumi
Baca lagi: Pemilihan Ketua Umum Baru PBNU Dipastikan Pakai Metode AHWA
Baca lagi: Kulit Seperti Terbakar, Remaja Ini Berendam Berhari-hari di Kolam

